Gerindra Puncaki Elektabilitas Nasional Versi Poltracking, DPC Kota Padang Tegaskan Komitmen untuk Rakyat


Padang,Gerindrakotapadang.id
— Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra) kembali menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik utama nasional. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Poltracking Indonesia pada Maret 2026, Gerindra menempati peringkat teratas dalam tingkat elektabilitas partai politik.

Baca juga:Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan HUT ke-74 Kopassus, Tegaskan Semangat “Garda Senyap untuk Negeri”

Dalam survei tersebut, Gerindra mencatatkan elektabilitas sebesar 26,1 persen. Angka ini menempatkan Gerindra unggul signifikan dibandingkan partai lainnya, seperti PDI Perjuangan dengan 15,4 persen, Partai Golkar sebesar 9,0 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 8,1 persen, serta Partai Keadilan Sejahtera yang memperoleh 5,9 persen.

Sementara itu, terdapat 17,7 persen responden yang menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak menjawab, menunjukkan masih terbukanya ruang dinamika politik ke depan.

Menanggapi capaian tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, H. Verry Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan publik terhadap partainya.

Baca juga:Tiba di Moskow, Prabowo Siap Bahas Energi dan Kerja Sama Strategis dengan Rusia

“Hasil ini merupakan refleksi dari kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi perjuangan Partai Gerindra dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata di tengah masyarakat.

“Kami di DPC Gerindra Kota Padang akan terus hadir, menyerap aspirasi, serta memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan daerah, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat,” tambahnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat akan menjadi energi penggerak bagi seluruh kader untuk terus memperkuat kerja-kerja politik yang responsif, solutif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Baca juga:Presiden Prabowo Subianto pulang ke Indonesia usai kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan dengan membawa komitmen investasi Rp575 triliun.

Survei yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia ini menggunakan metode sampling nasional pada Maret 2026, guna memotret peta kekuatan partai politik terkini di Indonesia.(*01L)

Comments are closed