Presiden Prabowo Tegaskan Peran Himbara sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian Nasional

Padang,Gerindrakotapadang.id— Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran strategis Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai pilar utama dalam memperkuat ekonomi nasional yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat.

Baca juga:Prabowonomics, Arah Baru Ekonomi Indonesia Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan

Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran komisaris dan direksi Himbara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2025).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa kekuatan Himbara sangat signifikan dengan total kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp1.100 triliun atau setara 10 persen dari keseluruhan nilai perusahaan di Indonesia.

Menurutnya, kekuatan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung agenda besar pembangunan nasional, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Presiden Prabowo, lanjut Rosan, memberikan arahan tegas agar perbankan milik negara tidak semata berorientasi pada keuntungan, melainkan hadir sebagai instrumen negara dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

“Perbankan harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh rakyat. Mulai dari UMKM, sektor komersial, hingga korporasi harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam akses pembiayaan,” ujarnya.

Bank-bank yang tergabung dalam Himbara seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Tabungan Negara dinilai memiliki kapasitas besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional, terutama dalam mendukung sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.

Meski demikian, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga prinsip kehati-hatian dan profesionalitas dalam setiap kebijakan dan aktivitas perbankan.

Selain itu, pemerintah melihat adanya peluang positif dari tren penurunan harga minyak dunia yang kini berada di bawah 80 dolar AS per barel. Kondisi ini diyakini dapat memberikan dorongan terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga menegaskan visi besar Indonesia ke depan, yaitu membangun ekonomi yang mandiri dan berdaulat.

“Perekonomian Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Untuk itu, peran Himbara menjadi sangat penting dalam menopang pembiayaan pembangunan nasional,” tegasnya.

Baca juga:Abbas Hubungi Prabowo, Apresiasi Konsistensi Dukungan Indonesia untuk Palestina

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.(*01L)

Comments are closed